New Updates
Sidebar
Recent posts from different topics.
Showing posts with label Family. Show all posts
Showing posts with label Family. Show all posts

Friday, 24 June 2016

Trik Membuat Foto Hewan Peliharaan yang Bagus

foto-hewan-peliharaan


          Membuat foto hewan peliharaan kesayangan keluarga memang gampang-gampang susah. Hewan yang gemar bergerak lincah membuat foto yang dihasilkan kerap hilang fokus. Teknik fotografi yang tidak tepat juga seringkali membuat hewan yang menjadi objek utama tenggelam di dalam latar belakang. Berikut situs Beautiful Home and Garden berbagai tips untuk membuat foto hewan peliharaan yang bagus dan menimbulkan decak kagum.

Gunakan Pencahayaan Alami

            Selalu gunakan pencahayaan alami ketika memotret hewan peliharaan. Lakukan pemrotretan di luar ruangan atau di dekat jendela yang terang bila ingin mengambil gambar di dalam ruangan. Bila anjing atau kucing Anda memiliki bantal favorit, seret bantal tersebut ke dekat jendela ini membantu mereka untuk tetap tenang selama Anda mengambil gambar.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah jangan melakukan pengambilan gambar di tengah hari saat matahari tepat berada di atas kepala. Ini akan membuat foto yang dihasilkan memiliki kontras gelap dan terang yang terlalu tinggi. Satu yang perlu diingat, jangan pernah menggunakan lampu blitz ketika memotret hewan peliharaan karena akan membuat mereka takut dan tidak tenang. Blitz juga akan membuat mata hewan pada gambar berwarna merah.

Fokuskan pada Matanya

            Sama seperti ketika memotret manusia, kita perlu menangkap gambar yang benar-benar mencitrakan karakter objek. Fokuskan foto pada mata hewan, karena ia merefleksikan keaslian dan kealamian dari setiap hewan.

Turunlah Selevel dengan Objek Foto

            Ketika sedang memotret, usahakan untuk menyesuaikan posisi kamera ke level mata hewan peliharaan kita. Bila tidak, hewan peliharaan tidak akan berada di fokus gambar dan malah tenggelam di dalam latar belakang.

Temukan Timing

            Timing yang tepat sangat mempengaruhi kualitas gambar yang akan dihasilkan. Ambillah gambar ketika hewan peliharaan akan tidur atau ketika baru bangun tidur. Saat dimana hewan peliharaan sedang tenang adalah waktu terbaik untuk mengambil gambar. Memang ada kemungkinan kita akan berhasil mengambil gambar hewan ketika ia sedang aktif, namun sebagian foto yang berkualitas baik biasanya diambil ketika hewan peliharaan sedang tenang.

 
Arahkan Perhatiannya

            Pastikan hewan yang dipotret menghadap ke arah Anda. Caranya, pancing perhatiannya dengan mainan yang bersuara tinggi. Atau, Anda juga bisa mencari asisten untuk mengarahkan perhatian hewan yang menjadi objek dengan cara berdiri di belakang Anda. Supaya hewan tetap tenang, pilihlah lokasi pengambilan gambar sudah akrab dengan hewan peliharaan Anda. Jangan meletakkan hewan dalam posisi yang berbahaya, misalnya di atas gedung bertingkat atau di tepi jembatan karena ini akan membuatnya panik.

Gunakan Fungsi Zoom

            Bila Anda menggunakan kamera yang memiliki fungsi zoom, jangan ragu untuk memanfaatkannya. Dengan menggunakan fungsi zoom atau lensa telephoto, kita bisa mengambil gambar hewan yang bagus dari jarak jauh tanpa membuat hewan tersebut merasa sedang diawasi. Fungsi zoom atau lensa telephoto juga akan mempermudah kita untuk memfokuskan gambar di objek-objek yang menarik, seperti wajah, bulu, atau tubuh hewan.

Perhatikan Latar Belakang

            Latar belakang yang berantakan hampir pasti merusak semua foto yang bagus. Karena itu, rapikan dahulu lingkungan sekitar tempat Anda akan mengambil gambar hewan peliharaan. Buang sampah yang berserakan, singkirkan makanan hewan yang bertebaran di lantai, pindahkan sepeda, sapu, atau benda lain yang bisa merusak pemandangan.

Cobalah Beberapa Angle

            Ambillah gambar dalam berbagai angle yang mungkin Anda ambil. Ini akan membantu Anda untuk menyoroti fitur fisik hewan yang mungkin sebelumnya tidak sempat Anda perhatikan. Yang paling penting ketika mengambil foto hewan adalah tetap tenang dan sabar. Bila hewan tidak kooperatif ketika diambil gambarnya, hentikan sesi pemotretan dan cobalah kembali lain kali.


            Nah, Ladies, siap membuat potret hewan peliharaan yang istimewa? Dengan trik-trik di atas foto hasil jepretan kamera Anda akan dikagumi semua teman dan kolega. Selamat mencoba!

  

Diposkan oleh Unknown

Trik Membuat Foto Hewan Peliharaan yang Bagus

Friday, 10 June 2016

Cara Cerdas Menyimpan Bawang Putih

menyimpan-bawang-putih


Bawang putih adalah salah satu bumbu masakan yang pasti ada di setiap masakan Indonesia. Selain manfaatnya sebagai penyedap masakan, bawang putih juga dikenal sebagai obat herbal yang mampu memerangi kanker. Sayangnya, penyimpanan bawang putih terbilang sulit, karena ia mudah sekali rusak dan berkecambah. Nah, bagaimanakah cara menyimpan bawang putih yang benar?


Simpan dalam Bonggol Utuh

          Menyimpan bawang putih dalam bonggol utuh dapat membuatnya awet hingga beberapa bulan. Akan tetapi, pilih bawang putih yang masih keras dan kulitnya kering. Bawang putih yang sudah lunak menandakan bahwa ia sudah tua sehingga tidak akan awet bila disimpan. Satu lagi yang perlu diperhatikan, siung bawang putih yang sudah terlepas dari bonggolnya hanya dapat bertahan selama 3 hingga 10 hari. Jadi, gunakan bawang putih dengan segera begitu Anda melepasnya dari bonggolnya.


Pilih Tempat yang Kering dan Gelap

          Cahaya dan kelembaban adalah faktor yang membuat bawang putih lekas berkecambah. Karena itu, selalu simpan bawang putih di tempat yang gelap dan kering serta bersirkulasi udara baik. Kita bisa meletakkannya di keranjang berlubang atau di dalam kantong kertas yang terbuka. Hindari menyimpannya di dalam plastik yang tertutup karena bisa membuatnya ditumbuhi jamur.


Hindari Menyimpannya di Kulkas

          Memasukkan bawang putih ke dalam kulkas akan membuatnya justru lebih cepat berkecambah. Bawang putih yang telah berkecambah dapat memberikan rasa pahit pada makanan. Mendinginkan bawang putih juga dapat membuatnya mudah ditumbuhi jamur. Sebagai catatan, bawang putih hanya dapat bertahan pada suhu minimal 16 derajat celcius. 


Bila Terlanjur Mengupasnya

          Bila terlanjur mengupas bawang putih terlalu banyak, Anda boleh menyimpan sisanya di dalam lemari es. Namun, selalu gunakan wadah penyimpanan dari plastik yang tertutup rapat. Karena bawang putih dalam kondisi ini tidak dapat bertahan lama, usahakan untuk menggunakannya dalam 1 atau 2 hari saja supaya rasanya tidak berubah.

          Cara lainnya, simpan bawang putih yang sudah dikupas setelah dipanggang. Bawang putih yang telah dipanggang dapat bertahan hingga 2 minggu dan memiliki citarasa istimewa untuk melezatkan masakan.

Bawang putih yang telah dikupas dapat pula disimpan di dalam minyak zaitun. Simpan bawang putih di dalam wadah plastik atau kaca, kemudian masukkan minyak zaitun dalam wadah hingga seluruh bawang putih terendam. Kemudian, tutup wadah hingga rapat. Satu catatan penting, bawang putih di dalam minyak hanya boleh disimpan di dalam freezer. Bila tidak, ia akan ditumbuhi bakteri clostridium botulinum yang dapat menyebabkan penyakit berbahaya.


          Nah, Ladies, sudah tahu, kan, cara yang benar untuk menyimpan bawang putih? Dengan cara di atas, bawang putih bisa bertahan dalam beberapa minggu, bahkan beberapa bulan sebelum Anda mengolahnya. Selamat mencoba!



Diposkan oleh Unknown

Cara Cerdas Menyimpan Bawang Putih

Friday, 3 June 2016

6 Kiat Agar “Si Mbak” Betah Bekerja di Rumah

asisten-rumah-tangga


Kehadiran Asisten Rumah Tangga (ART) atau yang kini biasa disebut “si mbak” telah menjadi bagian penting dalam keseharian keluarga di Indonesia. Beberapa keluarga bahkan akan merasa sangat terganggu bila “si mbak” sedang sakit atau cuti karena suatu keperluan. Karena itu, sangatlah penting untuk menjaga hubungan dengan asisten rumah tangga. Tujuannya, supaya mereka tetap betah dan senang bekerja di rumah kita. Apa sajakah kiatnya?



#1 – Wawancara Sebelum Bekerja

          Wawancara sebelum bekerja sangatlah penting untuk mengetahui latar belakang calon Asisten Rumah Tangga kita. Hal yang perlu diketahui adalah terkait pengalaman kerjanya, kinerjanya di rumah majikan lama, apakah ia memiliki penyakit tertentu yang bisa mempengaruhi pekerjaan, gaji yang diharapkan, dan sebagainya. Pada saat wawancara, penting juga bagi kita untuk memberi gambaran tentang pekerjaan yang akan ia lakukan. Beri tahukan padanya jenis pekerjaan yang menjadi tugas hariannya dan tugas-tugas tambahan bila ada. Berikan juga informasi bila misalnya Anda memiliki anak kecil, bila ada anjing di rumah, seberapa besar rumah Anda, dan lain sebagainya. Ini penting supaya calaon ART bisa mengukur bobot pekerjaannya di rumah kita.


#2 – Berikan Gaji yang Pantas

          Sangatlah penting untuk memberikan gaji yang pantas bagi ART, karena kalau tidak, ia tidak akan betah bekerja. Berikan pula bonus-bonus secara teratur, misalnya Tunjangan Hari Raya, ongkos pulang kampung ketika lebaran,  atau ketika Anda merasa hasil kerjanya bagus. Yang tak kalah pentingnya adalah membayarkan gaji tepat waktu. Bila kita sering terlambat membayarkan gaji, tak menutup kemungkinan ART menjadi tidak betah dan memilih bekerja pada orang lain.


#3 – Berikan Kamar yang Layak

          Untuk membuat ART betah, pastikan kita memberikan kamar yang layak bagi asisten rumah tangga. Kamar yang diberikan tidak perlu besar, yang penting bersih serta memiliki pencahayaan dan ventilasi yang cukup.


#4 – Perhatikan Kesehatan

          Ketika “si mbak” sakit, kita pasti kerepotan. Karenanya, kita perlu memberi perhatian pada kesehatannya. Jangan lupa memperhatikan makan, minum, dan istirahat bagi ART. Selain itu, jangan pelit juga untuk membelikannya obat ketika sakit dan jangan memaksanya bekerja berat. Lebih baik kurangi bobot pekerjannya hingga ia sehat kembali.


#5 – Perlakukan dengan Sopan

          Hanya karena ia bekerja dengan kita, bukan berarti kita boleh membentak atau memperlakukan ART dengan kasar. Ketika memberi instruksi atau mungkin sedang menegur ART, tetap lakukan dengan bahasa yang sopan. Ajari juga anak-anak untuk bersikap baik dan sopan ketika meminta sesuatu padanya.


#6 – Berikan Waktu Libur

          Tidak ada orang yang bisa bekerja tanpa libur, begitupun “si mbak”. Beri ia hari libur full misalnya sebulan sekali. Beri juga ia waktu cuti ketika lebaran. Adanya hari libur sangat diperlukan supaya ia tidak jenuh dan dapat bekerja dengan maksimal.


Diposkan oleh Unknown

6 Kiat Agar “Si Mbak” Betah Bekerja di Rumah

Saturday, 30 April 2016

Tips Membersihkan Peralatan Dapur dengan Mudah dan Cepat



Bunda, kita semua tentu mendambakan dapur yang bersih dan indah. Akan tetapi, membersihkan peralatan dapur yang penuh minyak dan kotoran memang tidaklah mudah. Lantas, bagaimana, ya, cara yang mudah untuk melakukannya? Tenang, Bunda, kali ini kami akan berbagi tips membersihkan peralatan dapur dengan mudah dan cepat. Simak, ya!


Ragangan Kompor

            Membersihkan ragangan kompor memang merupakan hal yang menguras tenaga dan menghabiskan banyak waktu. Apalagi bila ragangan kompor berlumur minyak dan lemak. Wah, bisa-bisa kita malah jadi malas membersihkannya.

            Cara paling mudah untuk membersihkan peralatan dapur yang satu ini adalah dengan membubuhkan tepung. Ambil sedikit tepung terigu biasa, kemudian taburkan pada ragangan kompor yang ingin dibersihkan. Selanjutnya, tinggal mengelap ragangan kompor dengan tissue hingga bersih. Lakukan ini setiap kali selesai memasak supaya minyak pada kompor tidak mengendap. Bila memungkinkan, lepas ragangan kompor secara berkala supaya kita bisa mencucinya dengan sabun pencuci piring.


Blender

            Dengan tips berikut, membersihkan blender akan jadi luar biasa mudah. Pertama, isi blender dengan air biasa hingga sepertiga penuh. Teteskan sedikit sabun pencuci piring pada blender, kemudian jalankan blender selama 10 detik. Dengan cara ini bekas-bekas makanan pada blender akan bersih dengan sendirinya. Selanjutnya tinggal membilas blender dan mengeringkannya seperti biasa.


Sisa Susu, Telur, dan Keju Pada Peralatan Dapur

            Apakah Anda sering membersihkan sisa susu, telur, atau keju pada peralatan dapur dengan air panas? Ternyata, hal ini bisa membuat noda-noda tersebut semakin sulit dibersihkan. Air panas akan membuat sisa susu, telur, dan keju menjadi matang sehingga sulit diangkat dari peralatan dapur. Cara yang benar untuk membersihkan peralatan dapur tersebut, bersihkan dahulu noda-noda tersebut dengan air dingin. Setelah cukup bersih, baru cuci kembali dengan air panas.


Wajan dan Panci

            Untuk membersihkan noda pada wajan dan panci yang gosong atau berkerak, kita bisa membersihkannya dengan baking soda. Caranya, campur baking soda dengan air, kemudian oleskan secara merata pada permukaan wajan atau panci. Diamkan beberapa menit supaya noda lebih mudah dibersihkan, lalu cuci panci atau wajan seperti biasa hingga bersih.


Wadah Plastik

            Sering berurusan dengan wadah plastik yang penuh noda minyak? Tips berikut bisa membantu. Larutkan sendok makan soda bikarbonat dengan 250 ml air hangat. Cuci wadah plastik dengan larutan tersebut hingga bersih, lalu bilas. Jangan lupa untuk segera mengeringkan wadah plastik seusai dicuci supaya tidak meninggalkan bercak-bercak air.



            Nah, itulah beberapa tips membersihkan peralatan dapur. Semoga tips di atas bermanfaat bagi Anda. Selamat mencoba!  

Diposkan oleh Unknown

Tips Membersihkan Peralatan Dapur dengan Mudah dan Cepat

Monday, 18 April 2016

Gunakan Jenis-jenis Minyak Berikut untuk Setiap Teknik Memasak



Ada beragam minyak yang bisa digunakan untuk memasak. Jadi, bila Anda berfikir bahwa minyak untuk memasak hanyalah minyak yang terbuat dari kelapa sawit, Anda keliru besar! Masing-masing minyak memiliki karakteristik dan rasa yang unik, karenanya ia memiliki fungsi yang berbeda-beda. Berikut ulasan mengenai jenis-jenis minyak yang cocok untuk beragam teknik memasak yang kami sarikan dari majalah Reader’s Digest edisi Oktober 2015.


Minyak untuk Membakar dan Menggoreng

            Untuk membakar dan menggoreng kita bisa menggunakan minyak almond atau minyak biji bunga matahari. Minyak almond mengandung lemak tak jenuh mono yang baik untuk kesehatan dan memiliki titik asap yang sangat tinggi (450°C) sehingga bisa digunakan untuk hampir semua teknik memasak. Ia juga memiliki rasa khas kacang yang akan membuat masakan lebih kaya rasa.

            Minyak biji bunga matahari memiliki rasa lezat yang ringan. Ia biasa digunakan untuk memasak dalam suhu tinggi dan menggoreng, serta cocok untuk dimanfaatkan sebagai pengganti butter pada cake. Setelah dibuka kemasannya, minyak biji bunga matahari dapat bertahan hingga 12 bulan lamanya. Simpan minyak jenis ini di tempat yang dingin dan kering supaya tidak rusak.


Minyak untuk Menumis dan Memanggang

            Minyak yang paling cocok untuk menumis dan memanggang adalah minyal kacang macadamia. Rasanya yang lezat dan rich mirip dengan rasa butter sehingga bisa memberi rasa yang khas pada masakan. Ia juga memiliki kandungan antioksidan  serta lemak tak jenuh mono yang tinggi sehingga sangat baik bagi tubuh. Minyak jenis ini sangat awet. Ia dapat bertahan hingga 3 tahun  bila disimpan di tempat yang kering dan dingin.


Minyak yang Cocok untuk Bahan Saus dan Memanggang dalam Suhu Rendah

            Untuk teknik memasak ini, minyak yang cocok adalah minyak wijen. Minyak wijen atau sering juga disebut sesame oil sering disebut sebagai “Ratu Minyak” dan sering digunakan sebagai penyedap masakah di India, Cina, dan Asia Selatan. Minyak wijen memiliki rasa yang lebih halus daripada jenis minyak lain dan akan rusak setelah disimpan beberapa bulan. Supaya bertahan lama, selalu simpan minyak ini di dalam kulkas.


Minyak yang Sesuai untuk Bahan Dressing Salad dan Celupan

            Minyak Zaitun dan minyak walnut adalah dua jenis minyak yang sangat lezat bila digunakan sebagai dressing salad atau celupan. Minyak zaitun dikenal sebagai salah satu makanan paling sehat di dunia. Rasanya unik dan sangat bervariasi tergantung pada tempat tumbuh zaitun yang digunakan sebagai bahan minyak. Bila minyak zaitun disimpan di dalam botol berwarna gelap serta dihindarkan dari panas dan cahaya berlebihan, ia bisa bertahan hingga 12 bulan.

            Satu lagi jenis minyak yang dapat digunakan adalah minyak walnut. Minyak walnut paling baik digunakan sebagai bahan masakan dalam keadaan dingin. Gunakan ia sebagai dressing salad atau dituangkan di atas masakan matang sebelum disajikan. Minyak yang satu ini sangat lezat bila dimanfaatkan sebagai campuran masakan ikan dan sayuran. Sayangnya, minyak walnut tidak bertahan lama setelah kemasannya dibuka, yaitu hanya sekitar 3 hingga 4 bulan.


            Wah, ternyata banyak sekali, ya, jenis minyak untuk memasak. Menggunakan minyak yang tepat untuk tiap teknik memasak akan membuat masakan lebih lezat dan tentunya lebih sehat. Semoga info ini bermanfaat bagi Anda yang ingin mencoba-coba jenis minyak baru untuk memasak.


Diposkan oleh Unknown

Gunakan Jenis-jenis Minyak Berikut untuk Setiap Teknik Memasak

Wednesday, 6 April 2016

Ikuti Tips Berikut untuk Mengurangi Sampah Rumah Tangga di Rumah


sampah-rumah-tangga



Di Indonesia, masalah sampah memang merupakan masalah yang belum dapat diatasi hingga saat ini. Berat timbunan sampah nasional setiap harinya mencapai 200.000 ton. Sebagian besar sampah tersebut adalah sampah rumah tangga, yang terdiri atas sisa-sisa pengolahan makanan. Akan tetapi, bukan berarti tidak ada yang bisa kita lakukan untuk mengatasi masalah sampah ini, setidaknya dimulai dari rumah kita sendiri. Berikut 5 cara mengurangi sampah rumah tangga sebagaimana dilansir situs www.womenshealthmag.co.uk.


#1 – Bijaklah dalam Berbelanja

            Buatlah daftar menu mingguan untuk keluarga. Kumpulkan sisa-sisa bahan makanan di kulkas dan juga bahan-bahan yang akan segera rusak atau kadaluwarsa, baru kemudian putuskan bahan apa saja yang perlu dibeli. Lakukan ini setiap kali akan pergi ke pasar atau supermarket untuk berbelanja bahan makanan.

            Ketika berbelanja, fokuslah pada daftar belanjaan Anda. Jangan tergiur diskon atau penawaran khusus yang bertebaran bila Anda tidak benar-benar membutuhkannya. Bila tidak, kita akan membeli barang-barang yang sebenarnya tidak kita butuhkan, dan akibatnya akan semakin banyak bahan makanan yang terpaksa dibuang.

            Tips tambahan, belilah sayur dan buah yang benar-benar matang, bukan yang setengah matang atau bahkan masih mentah. Membeli bahan makanan yang matang akan mendorong kita untuk lekas-lekas mengolahnya, bukannya menimbunnya di kulkas.


#2 – Susunlah Bahan Makanan di Kulkas dengan Baik

            Menyusun bahan makanan dengan rapi akan membantu kita memastikan tidak ada bahan makanan yang tertimbun di belakang rak hingga busuk atau kadaluwarsa. Biasakan pula untuk secara teratur memindah bahan-bahan yang akan rusak ke bagian depan rak supaya lebih mudah dilihat. Lakukan ini setidaknya 1 kali dalam seminggu.


#3 – Gunakan Makanan Beku

            Sering membuang sayur atau buah karena busuk? Cobalah untuk membeli makanan beku sebagai ganti dari bahan-bahan segar. Alternatif  lainnya, bekukan sendiri bahan-bahan makanan Anda di lemari es. Bahan-bahan yang bisa dibekukan antara lain sayuran, buah-buahan, susu, dan keju.

Perhatikan cara membekukan sayuran yang benar. Pilihlah sayuran yang belum terlalu matang, kemudian cuci hingga bersih. Sebelum membekukan sayuran, masak dahulu sayuran tersebut dengan cara merebusnya sejenak di air mendidih. Biarkan sayuran mendingin secara alami selama beberapa waktu, baru kemudian masukkan ke freezer untuk dibekukan. Suhu yang ideal untuk membekukan sayuran adalah 0° Fahrenheit.


#4 – Makanlah di Piring Berukuran Kecil

            Makan di piring berukuran besar mendorong kita untuk mengambil makanan lebih banyak dari yang sanggup kita makan. Akibatnya sisa makanan yang tidak termakan akan menambah sampah rumah tangga. Karena itu, gunakan piring yang lebih kecil untuk makan, misalnya piring salad.


#5 – Buat Sendiri Pupuk Kompos di Rumah

            Makanan yang kita buang akan membusuk di tempat-tempat pembuangan dan menghasilkan metana. Metana sendiri adalah gas rumah kaca yang 25 kali lebih berbahaya daripada karbon dioksida. Untuk mengurangi sampah dan mencegah efek rumah kaca, ada baiknya bila kita membuat sendiri pupuk kompos di rumah dari sampah rumah tangga. Sediakan sebidang tanah di sudut halaman rumah untuk mengubur sampah. Dengan demikian, sampah-sampah tersebut akan membusuk tanpa menghasilkan metana.



            Masalah sampah adalah masalah kita semua. Tidak ada salahnya turut ambil bagian dalam mengurangi sampah dengan cara mengikuti tip-tip di atas. Selamat mencoba!

Diposkan oleh Unknown

Ikuti Tips Berikut untuk Mengurangi Sampah Rumah Tangga di Rumah

Monday, 28 March 2016

Perhatikan 7 Aturan Penting Ini untuk Memasak dengan Aman Di Dapur

           



            Memasak memang merupakan kegiatan yang menyenangkan. Akan tetapi, kegiatan memasak juga bisa berubah menjadi bencana bila kita tidak memahami aturan keselamatannya. Berikut 7 aturan dasar memasak dengan aman di dapur.


Perhatikan Apa yang Anda Kenakan

            Cara berpakaian ternyata tidak hanya penting ketika kita menghadiri acara-acara khusus. Pakaian ternyata adalah salah satu faktor penting yang harus diperhatikan untuk memasak dengan aman. Kenakan pakaian berbahan serat alam karena lebih sulit terbakar dibanding pakaian dari serat sintetis. Jangan kenakan pakaian yang terlalu longgar, karena akan membuat Anda sukar bergerak lincah dan berbahaya bila berada di dekat api. Karenanya, kenakan pakaian yang ringkas namun menutup bagian lengan untuk menghindarkan lengan Anda dari api ketika memasak.  
                 
Hal yang sama berlaku juga untuk rambut. Ikat rambut dengan ringkas supaya Anda bebas bergerak dan lebih aman. Satu lagi, usahakan selalu mengenakan sepatu tertutup ketika sedang memasak. Sepatu tertutup menghindarkan kaki kita dari terluka apabila tanpa sengaja kita menjatuhkan  pisau atau benda tajam lainnya.


Jauhkan Anak-anak Selama Memasak

            Kecuali kita sedang mengajari anak-anak untuk memasak, lebih bijak bila kita menjauhkan mereka dari dapur selama kita memasak. Anak-anak sangat mungkin melukai dirinya sendiri ketika berada di dapur, misalnya karena bermain dengan benda tajam atau berada di dekat kompor. Ingatkan selalu si kecil untuk bersikap baik ketika berada di dapur, bahkan ketika kita tidak sedang memasak. Jangan perbolehkan mereka berlari-lari atau bertengkar di dalamnya. Selain anak-anak, waspadai juga hewan peliharaan karena mereka bisa menghalangi pergerakan Anda selama di dapur.


Tenang, Jangan Terburu-buru

            Bersikap terburu-buru ketika menyiapkan makanan hampir selalu menyebabkan kecelakaan. Kecuali Anda sudah profesional, gunakan pisau dengan hati-hati dan perlahan-lahan. Ketika mengangkat benda panas, bawa dengan penuh konsentrasi dan gunakan kain untuk melindungi tangan. Inilah juga alasannya mengapa kita perlu menghindarkan anak-anak dan hewan peliharaan dari dapur. Kita tentu tidak ingin mereka mengganggu ketika kita membawa benda berat atau panas yang berbahaya.


Perhatikan Dimana Anda Meletakkan Pisau

            Pisau dan benda-benda tajam lainnya sebaiknya diletakkan pada tempat khusus supaya lebih aman. Jauhkan pula benda-benda tersebut dari jangkauan anak-anak. Hati-hati ketika sedang menyiapkan makanan, jangan menindih benda tajam dengan lap atau benda-benda lain. Bila kita mengambil benda tersebut, ada kemungkinan pisau akan terseret dan bisa jatuh ke kaki. Sangat penting juga untuk belajar menggunakan pisau dengan benar. Selalu gunakan pisau yang tajam dan pegang dengan erat bahan masakan yang akan dipotong ketika mencacahnya supaya tidak terpeleset dan menyebabkan terluka.


Kenali Alat-alat Anda dan Cara Menggunakannya

            Kenali cara yang tepat untuk menggunakan alat-alat dapur seperti oven listrik, blender, dan food processor. Baca instruksi yang tertera pada kemasan atau manual book dan patuhi dengan baik. Menggunakan peralatan tersebut sembarangan bisa menyebabkan tersengat listrik dan terluka.


Jagalah Kebersihan

            Sangatlah penting untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah menyiapkan makanan, menggunakan 2 talenan khusus untuk daging dan bahan selain daging, dan membersihkan bahan makanan yang tumpah sesegera mungkin. Ketiganya perlu untuk menjaga makanan yang kita masak tetap steril dan aman dikonsumsi. Membersihkan tumpahan makanan sesegera mungkin juga menjauhkan kita dari resiko terpeleset ketika berada di dapur.


Jangan Memaksakan Diri

            Hindari memasak ketika sedang mengantuk, flu, atau ketika sedang dalam pengaruh obat. Hal ini membuat kita sukar berkonsentrasi dan dapat menimbulkan kecelakaan di dapur.


Nah, itulah hal-hal yang perlu kita perhatikan untuk memasak dengan aman di dapur. Kesalah kecil saja bisa berakibat fatal ketika kita sedang menyiapkan makanan, karenanya selalu terapkan 7 aturan di atas ya, Ladies. Happy cooking!


Diposkan oleh Unknown

Perhatikan 7 Aturan Penting Ini untuk Memasak dengan Aman Di Dapur