New Updates
Sidebar
Recent posts from different topics.
Showing posts with label Family and Parenting. Show all posts
Showing posts with label Family and Parenting. Show all posts

Thursday, 28 July 2016

5 PERMAINAN TEMAN TRAVELLING BERSAMA ANAK

permainan teman travelling


            Travelling memang menyenangkan. Akan tetapi, buang jauh-jauh bayangan akan travelling yang tenang bila kita mengajak si kecil. Anak-anak kerap berulah, berlari ke sana ke mari, bahkan rewel ketika kita ajak bepergian. Batal, deh, acara travelling asyik yang sudah direncanakan jauh-jauh hari.

            Cara terbaik untuk menenangkan si kecil selama berpergian adalah dengan mengajaknya bermain. Anak-anak sangat menyukai permainan, dan ini bisa menjadi satu cara untuk mewujudkan acara travelling impian kita. Apa saja permainan yang bisa kita lakukan sambil travelling?


       #1 - Bernyanyi Bersama

Menyanyi memang menyenangkan dan merupakan salah satu kegiatan kesukaan anak-anak. Karena itulah ia diajarkan di semua taman kanak-kanak, bukan?
            
              Ajak si kecil menyanyikan lagu anak-anak. Bahkan, kita bisa berkreasi dengan melakukan permainan tebak lagu bersama. Senandungkan nada-nada lagu, kemudian biarkan si kecil menebak lagu apa yang sedang Bunda nyanyikan. Setiap selesai menabak 2 lagu, biarkan si buah hati bergantian memberikan Bunda tebakan yang sama. Wah, perjalanan pasti jadi lebih asyik dan tidak membosankan!


       #2 - Mencari Benda-benda

                    Pernah mendengar permainan “I Spy”, Bunda? Itu adalah permainan anak-anak mancanegara, di mana anak-anak bergantian memberi tebakan tentang benda yang dilihatnya secara bergiliran. Anak yang mendapat giliran, harus memberi petunjuk tentang benda yang ia lihat di sekitar, kemudian anak-anak yang lain menebak nama benda itu berdasarkan petunjuk yang diberikannya. Mungkin permainan ini kedengarannya sangat sederhana. Akan tetapi, ia akan menjadi sangat mengasyikkan bila dimainkan saat travelling, di mana banyak sekali benda-benda menarik yang bisa kita temukan.


       #3 - Permainan “Coba Tebak"

Begini aturan mainnya. Pikirkan tentang seseorang, sebuah tempat, binatang, atau benda lain. Anak-anak boleh memberi paling banyak 20 pertanyaan tentang benda tersebut dan Bunda tinggal menjawab “ya” atau “tidak” berdasarkan keadaan benda tersebut. Bila nama benda tersebut tersebut berhasil diketahui setelah paling banyak 20 pertanyaan, berarti si kecil menang dan boleh memberi Bunda tebakan sebagai hadiahnya. Bila yang terjadi sebaliknya, giliran untuk memberi tebakan tetap ada di tangan Bunda.


        #4 - Permainan “ABC”

Anak-anak yang sudah mulai mengenal alphabet bisa diajak memainkan permainan “ABC”. Aturannya sangat sederhana, Bunda atau ananda menentukan 1 huruf yang akan digunakan dalam permainan. Kemudian, bunda dan ananda harus mencari kata-kata (bisa nama bunga, buah, binatang, atau lainnya) yang berawalan huruf tersebut. Yang terlebih dahulu menemukan 4 kata yang benar, berarti ialah pemenangnya.


       #5 - Mencari Nomor Kendaraan

Permainan yang satu ini cocok dimainkan di tengah perjalanan darat. Untuk memainkan game yang satu ini, kita membutuhkan pensil atau pulpen dan beberapa lembar kertas. Tugas masing-masing pemain adalah mencatat nomor kendaraan dengan kode kota yang berbeda-beda dari setiap kendaraan yang lewat di jalan. Bila pemain mencatat beberapa nomor kendaraan dengan kode kota yang sama, maka ia dihitung 1 jawaban saja. Pemenangnya adalah yang terbanyak mencatat nomor kendaraan hingga tiba di tempat tujuan.


            
             Itulah beberapa contoh permainan yang bisa dilakukan sambil travelling bersama buah hati. Bunda bisa menambahkan sendiri permainan-permainan lain ke dalam daftar. Selamat travelling, Bunda!

Diposkan oleh Unknown

5 PERMAINAN TEMAN TRAVELLING BERSAMA ANAK

Saturday, 23 July 2016

6 TIPS BERBAGI BERITA DUKA DENGAN ANAK


menyampaikan berita duka pada anak


Menyampaikan berita duka pada buah hati tidaklah mudah. Setuju, Bunda? Berita kematian orang terkasih atau berita perceraian dapat membuat anak-anak sedih, bahkan trauma. Dengan beberapa persiapan, menyampaikan berita duka pada si kecil bisa menjadi lebih mudah dan minim goncangan. Simak tipsnya, ya!

Tenangkan Diri

            Sebelum mengungkapkan berita duka pada anak, pastikan Bunda melakukan persiapan. Salah satu persiapan yang penting adalah memeriksa kondisi emosional kita. Sebagai orang dewasa, kitapun merasakan kesedihan serta kekecewaan, dan karena anak-anak adalah pribadi yang sangat cerdas, mereka akan menangkap dengan mudah emosi-emosi negatif tersebut. Karenanya, berhenti dulu sejenak dan tenangkan diri. Bila ingin melepaskan emosi semisal menangis, lakukan dulu ketika Bunda sedang sendirian. Menumpahkan emosi saat menyampaikan berita duka pada buah hati berpotensi membuatnya lebih sedih dan terluka.

Hadapi Reaksi Si Kecil

            Anak-anak memiliki respon berbeda terhadap berita duka, bergantung pada kepribadian masing-masing individu. Siapkan cara untuk menetralisir perasaan anak karena mereka mungkin saja menangis ataupun marah. Ini adalah wajar. Setiap anak membutuhkan waktu untuk menyerap berita duka, sebaik apapun ia disampaikan.

Rencanakan Bagaimana Akan Mengatakannya

            Rencanakan dahulu setiap poin yang ingin Bunda sampaikan pada si kecil. Usahakan mengungkapkannya dengan cara yang sederhana, namun penuh empati. Jangan lupa katakan bahwa setiap berita duka yang kita sampaikan bukanlah kesalahannya dan bahwa kita tidak dapat mengubah hal yang sudah terjadi untuknya, betapapun kita mencintainya.

Tentukan Timing

            Untuk mengungkapkan berita tidak menyenangkan pada si kecil, sebaiknya pilih waktu dimana kita tidak harus melakukan kegiatan lain atau pergi ke suatu tempat. Sebagaimana disebuatkan sebelumnya, anak-anak membutuhkan waktu untuk menyerap berita yang akan kita sampaikan. Beri waktu lebih untuk berdiskusi dan menjawab berbagai pertanyaan si kecil yang pasti muncul.

 
Harus Siap untuk Mendengar

            Tidak hanya beberapa jam, mungkin si kecil butuh waktu beberapa hari untuk benar-benar tenang. Ia mungkin masih menanyakan banyak hal ketika bersama Bunda. Pahamilah bahwa anak-anak memiliki nalar yang masih sederhana sehingga mereka tidak selalu bisa dengan cepat menerima berita duka. Siaplah menjadi pendengar yang baik. Jawablah pertanyaan-pertanyaan mereka dengan sabar dan penuh perhatian.

Siapkan Lingkungan Sekitar

            Satu lagi yang perlu dilakukan adalah membagi berita duka tersebut pada orang-orang yang sering berhubungan dengan si kecil, misalnya pihak sekolah, keluarga besar, dan teman-teman dekat kita. Mengapa itu penting? Menyampaikan kepada pihak sekolah bahwa Anda baru saja bercerai, misalnya, akan membuat pihak sekolah lebih memahami kondisi emosianal si kecil. Ingatkan pihak sekolah bahwa si kecil mungkin akan menjadi lebih pendiam dan agak susah berkonsentrasi di kelas. Sampaikan pula bahwa Bunda menunggu kabar tentang kondisi si kecil selama di sekolah, supaya bisa ditindaklanjuti di rumah.


            Hal buruk pasti terjadi. Berita duka tidaklah dapat dihindarkan. Kuatkan diri Bunda menghadapi setiap yang terjadi supaya dapat memberi perhatian khusus pada perasaan dan kondisi emosi buah hati. Dengan begitu rasa tertekan dan trauma pada si kecil bisa dicegah.
           



  

Diposkan oleh Unknown

6 TIPS BERBAGI BERITA DUKA DENGAN ANAK

Friday, 10 June 2016

Cara Cerdas Menyimpan Bawang Putih

menyimpan-bawang-putih


Bawang putih adalah salah satu bumbu masakan yang pasti ada di setiap masakan Indonesia. Selain manfaatnya sebagai penyedap masakan, bawang putih juga dikenal sebagai obat herbal yang mampu memerangi kanker. Sayangnya, penyimpanan bawang putih terbilang sulit, karena ia mudah sekali rusak dan berkecambah. Nah, bagaimanakah cara menyimpan bawang putih yang benar?


Simpan dalam Bonggol Utuh

          Menyimpan bawang putih dalam bonggol utuh dapat membuatnya awet hingga beberapa bulan. Akan tetapi, pilih bawang putih yang masih keras dan kulitnya kering. Bawang putih yang sudah lunak menandakan bahwa ia sudah tua sehingga tidak akan awet bila disimpan. Satu lagi yang perlu diperhatikan, siung bawang putih yang sudah terlepas dari bonggolnya hanya dapat bertahan selama 3 hingga 10 hari. Jadi, gunakan bawang putih dengan segera begitu Anda melepasnya dari bonggolnya.


Pilih Tempat yang Kering dan Gelap

          Cahaya dan kelembaban adalah faktor yang membuat bawang putih lekas berkecambah. Karena itu, selalu simpan bawang putih di tempat yang gelap dan kering serta bersirkulasi udara baik. Kita bisa meletakkannya di keranjang berlubang atau di dalam kantong kertas yang terbuka. Hindari menyimpannya di dalam plastik yang tertutup karena bisa membuatnya ditumbuhi jamur.


Hindari Menyimpannya di Kulkas

          Memasukkan bawang putih ke dalam kulkas akan membuatnya justru lebih cepat berkecambah. Bawang putih yang telah berkecambah dapat memberikan rasa pahit pada makanan. Mendinginkan bawang putih juga dapat membuatnya mudah ditumbuhi jamur. Sebagai catatan, bawang putih hanya dapat bertahan pada suhu minimal 16 derajat celcius. 


Bila Terlanjur Mengupasnya

          Bila terlanjur mengupas bawang putih terlalu banyak, Anda boleh menyimpan sisanya di dalam lemari es. Namun, selalu gunakan wadah penyimpanan dari plastik yang tertutup rapat. Karena bawang putih dalam kondisi ini tidak dapat bertahan lama, usahakan untuk menggunakannya dalam 1 atau 2 hari saja supaya rasanya tidak berubah.

          Cara lainnya, simpan bawang putih yang sudah dikupas setelah dipanggang. Bawang putih yang telah dipanggang dapat bertahan hingga 2 minggu dan memiliki citarasa istimewa untuk melezatkan masakan.

Bawang putih yang telah dikupas dapat pula disimpan di dalam minyak zaitun. Simpan bawang putih di dalam wadah plastik atau kaca, kemudian masukkan minyak zaitun dalam wadah hingga seluruh bawang putih terendam. Kemudian, tutup wadah hingga rapat. Satu catatan penting, bawang putih di dalam minyak hanya boleh disimpan di dalam freezer. Bila tidak, ia akan ditumbuhi bakteri clostridium botulinum yang dapat menyebabkan penyakit berbahaya.


          Nah, Ladies, sudah tahu, kan, cara yang benar untuk menyimpan bawang putih? Dengan cara di atas, bawang putih bisa bertahan dalam beberapa minggu, bahkan beberapa bulan sebelum Anda mengolahnya. Selamat mencoba!



Diposkan oleh Unknown

Cara Cerdas Menyimpan Bawang Putih

Thursday, 9 June 2016

Tips Mengasuh Anak Setelah Perceraian



           Perceraian tentu bukanlah impian semua orang, tak hanya bagi pasangan yang memutuskan untuk bercerai, melainkan juga bagi anak-anak yang orangtuanya berpisah. Salah satu tugas utama bagi orangtua yang memutuskan untuk berpisah adalah menemukan cara mengasuh buah hati berdua, tanpa membuat mereka merasakan dampak buruk sebuah perceraian. Memang tidak mudah, namun dengan kerjasama yang solid antara kedua orangtua, hal ini bukanlah tidak mungkin untuk diwujudkan.

Kembangkan Komunikasi Positif

            Menjalin komunikasi yang baik antar orangtua merupakan salah satu hal yang paling utama. Tempatkan diri Anda dan mantan pasangan sebagai sepasang rekan bisnis, dimana mengasuh buah hati adalah bisnisnya. Karena itu, perhatikan cara kita dalam berkomunikasi. Pastikan Anda tetap berhubungan dengan santun dan penuh hormat, antara lain dengan menjaga nada bicara, bersikap fleksibel bila memungkinkan, dan mau mendengar pendapat mantan istri/suami.

 
Menyamakan Aturan

            Sinergikan persepsi tentang bagaimana kita akan mendidik anak. Sangatlah penting untuk menerapkan aturan yang konsisten baik di rumah ayah atau ibu. Ini tidak berarti bahwa ayah dan ibu harus memiliki aturan yang sama persis. Hanya saja, usahakan supaya si kecil merasakan harapan yang sama mengenai kedisiplinan, tanggung jawab, dan sikap positif. Hormati pula sanksi tertentu yang diterapkan mantan pasangan kepada si kecil ketika ia melanggar aturan. Misalnya, bila si kecil tidak diperbolehkan nonton TV di rumah salah satu orang tua, terapkan pula sanksi tersebut ketika buah hati sedang bersama Anda.

Perhatikan Kebutuhan Fisik dan Mental Anak

            Pastikan kedua orangtua hadir secara fisik dan psikis untuk ananda. Kedua orang tua perlu terlibat langsung di keseharian si kecil. Utamakan kesehatan, pendidikan, dan kebutuhan finansialnya dengan membuat kesepakatan yang dipatuhi kedua belah pihak. Ketika si kecil sakit, buatlah giliran membawanya ke dokter, atau pergilah bersama bila memungkinkan. Pastikan pihak sekolah mengetahui kondisi keluarga Anda, sehingga mereka bisa lebih memahami kondisi psikis si kecil. Buatlah juga catatan yang rinci mengenai biaya-biaya yang harus ditanggung bersama tentang kebutuhan anak.

Ketika Anak-anak Harus Berpindah Rumah

            Ingatkan si kecil sehari sebelum ia harus pergi ke tempat orangtua yang lain. Bergantung pada usia si kecil, bantu ia bersiap-siap untuk memastikan tidak ada benda penting yang tertinggal. Satu yang perlu diingat, usahakan jangan menjemput si kecil ke tempat ayah/ibunya, melainkan tunggu hingga ia diantarkan ke rumah Anda. Hal ini penting supaya kita tidak mengganggu saat-saat kebersamaan si kecil dengan orangtua yang lain.
            Ketika si kecil tiba di rumah kita, mulailah dengan kegiatan-kegiatan yang membuatnya tenang, misalnya membaca buku beesama. Bila si kecil tampaknya membutuhkan waktu untuk sendiri dan membiasakan dirinya, beri ia ruang untuk itu. Untuk membuat si kecil merasa lebih nyaman, usahakan menyediakan benda-benda penting, misalnya peralatan mandi dan piyama di kedua rumah. Siapkan pula hal-hal yang menyenangkan untuk si kecil setiap kali akan datang ke rumah kita, misalnya masakan spesial atau kegiatan yang bisa dilakukan berdua.

Ketika Terjadi Perbedaan

            Tetaplah berkomunikasi dengan santun dan penuh respek. Jangan beradu mulut di depan anak-anak, sekalipun Anda sedang dalam keadaan emosi. Ungkapkan pandangan-pandangan Anda untuk didiskusikan secara terbuka dengan pasangan tanpa melibatkan anak-anak. Bila tidak juga tercapai kesepakatan, gunakan pihak ketiga, misalnya konselor keluarga atau teman yang bisa menjadi mediator. Selain itu, usahakan untuk tidak membesar-besarkan masalah dan kembangkan sikap kompromi untuk hal-hal yang bukan prinsip.




    

Diposkan oleh Unknown

Tips Mengasuh Anak Setelah Perceraian

Friday, 3 June 2016

6 Kiat Agar “Si Mbak” Betah Bekerja di Rumah

asisten-rumah-tangga


Kehadiran Asisten Rumah Tangga (ART) atau yang kini biasa disebut “si mbak” telah menjadi bagian penting dalam keseharian keluarga di Indonesia. Beberapa keluarga bahkan akan merasa sangat terganggu bila “si mbak” sedang sakit atau cuti karena suatu keperluan. Karena itu, sangatlah penting untuk menjaga hubungan dengan asisten rumah tangga. Tujuannya, supaya mereka tetap betah dan senang bekerja di rumah kita. Apa sajakah kiatnya?



#1 – Wawancara Sebelum Bekerja

          Wawancara sebelum bekerja sangatlah penting untuk mengetahui latar belakang calon Asisten Rumah Tangga kita. Hal yang perlu diketahui adalah terkait pengalaman kerjanya, kinerjanya di rumah majikan lama, apakah ia memiliki penyakit tertentu yang bisa mempengaruhi pekerjaan, gaji yang diharapkan, dan sebagainya. Pada saat wawancara, penting juga bagi kita untuk memberi gambaran tentang pekerjaan yang akan ia lakukan. Beri tahukan padanya jenis pekerjaan yang menjadi tugas hariannya dan tugas-tugas tambahan bila ada. Berikan juga informasi bila misalnya Anda memiliki anak kecil, bila ada anjing di rumah, seberapa besar rumah Anda, dan lain sebagainya. Ini penting supaya calaon ART bisa mengukur bobot pekerjaannya di rumah kita.


#2 – Berikan Gaji yang Pantas

          Sangatlah penting untuk memberikan gaji yang pantas bagi ART, karena kalau tidak, ia tidak akan betah bekerja. Berikan pula bonus-bonus secara teratur, misalnya Tunjangan Hari Raya, ongkos pulang kampung ketika lebaran,  atau ketika Anda merasa hasil kerjanya bagus. Yang tak kalah pentingnya adalah membayarkan gaji tepat waktu. Bila kita sering terlambat membayarkan gaji, tak menutup kemungkinan ART menjadi tidak betah dan memilih bekerja pada orang lain.


#3 – Berikan Kamar yang Layak

          Untuk membuat ART betah, pastikan kita memberikan kamar yang layak bagi asisten rumah tangga. Kamar yang diberikan tidak perlu besar, yang penting bersih serta memiliki pencahayaan dan ventilasi yang cukup.


#4 – Perhatikan Kesehatan

          Ketika “si mbak” sakit, kita pasti kerepotan. Karenanya, kita perlu memberi perhatian pada kesehatannya. Jangan lupa memperhatikan makan, minum, dan istirahat bagi ART. Selain itu, jangan pelit juga untuk membelikannya obat ketika sakit dan jangan memaksanya bekerja berat. Lebih baik kurangi bobot pekerjannya hingga ia sehat kembali.


#5 – Perlakukan dengan Sopan

          Hanya karena ia bekerja dengan kita, bukan berarti kita boleh membentak atau memperlakukan ART dengan kasar. Ketika memberi instruksi atau mungkin sedang menegur ART, tetap lakukan dengan bahasa yang sopan. Ajari juga anak-anak untuk bersikap baik dan sopan ketika meminta sesuatu padanya.


#6 – Berikan Waktu Libur

          Tidak ada orang yang bisa bekerja tanpa libur, begitupun “si mbak”. Beri ia hari libur full misalnya sebulan sekali. Beri juga ia waktu cuti ketika lebaran. Adanya hari libur sangat diperlukan supaya ia tidak jenuh dan dapat bekerja dengan maksimal.


Diposkan oleh Unknown

6 Kiat Agar “Si Mbak” Betah Bekerja di Rumah

Wednesday, 18 May 2016

Tips Mudah Ajari Anak Berpuasa



           Bulan Ramadhan akan segera tiba. Mungkin ini adalah saat yang tepat untuk mengajarkan kepada si buah hati untuk ber puasa. Ada beberapa kiat yang bisa dilakukan untuk membiasakan si kecil puasa Ramadhan. Simak, ya, Bunda!


Beri Pengertian Pentingnya Puasa

            Memperkenalkan si kecil terhadap kewajiban puasa bukan berarti kita mewajibkannya berpuasa. Yang terpenting, si kecil mengetahui bahwa puasa adalah kewajibannya sebagai seorang muslim dan bersedia dengan senang hati melakukannya. Karena itu, sampaikan kepada si kecil tentang makna puasa, hikmah-hikmah di dalamnya, dan keutamaan-keutamaan bagi yang menjalankannya secara bertahap sesuai tingkat pengertiannya.


Ajak si Kecil Makan Sahur

            Bila tidak dibiasakan sejak dini, sahur akan terasa berat bagi si kecil. Bagaimana tidak, mereka diharuskan bangun pagi-pagi sebelum waktu shubuh untuk makan sahur. Triknya, siapkan masakan kesukaan si kecil pada saat makan sahur. Usahakan juga untuk menyediakan minuman yang manis, misalnya susu atau teh hangat karena kandungan gula di dalam minuman tersebut mudah diserap tubuh. Dengan demikian, anak-anak akan memperoleh cukup cadangan glukosa dalam tubuhnya untuk menghadapi puasa. Satu yang perlu diingat, jangan memberikan suplemen penambah nafsu makan ketika sahur karena akan membuat si kecil lekas merasa lapar.


Ketika si Kecil Merasa Lapar di Siang Hari

            Jangan memaksa anak-anak berpuasa hingga waktu maghrib karena mereka belum kuat. Apabila si kecil merasa lapar dan ingin membatalkan puasanya, biarkan mereka makan dan minum di tengah hari. Akan tetapi, batasi waktu makan dan minum tersebut, misalnya 30 menit, dan kemudian ajak ia untuk berpuasa kembali hingga waktu maghrib tiba.


Bila Tiba Saatnya Berbuka 

Waktu berbuka adalah saat-saat yang ditunggu-tunggu. Siapkan makanan manis sebagai hidangan takjil, misalnya buah-buahan, agar-agar, teh hangat, atau susu. Selain karena kandungan gulanya yang mudah diserap tubuh, menyiapkan makanan-makanan manis yang menarik akan membentuk memori indah di benak si kecil tentang puasa. Dengan demikian, mereka akan dengan senang hati untuk ikut berpuasa, bahkan menunggu-nunggu waktu Ramadhan tiba setiap tahunnya. Satu lagi, sediakan menu berbuka yang kaya akan nutrisi dan jangan memulai waktu berbuka dengan makanan atau minuman dingin.


Beri Reward

            Kebanyakan anak-anak belajar dengan sistem “reward and punisment”, karenanya beri si kecil hadiah setiap kali menyelesaikan puasanya dalam sehari. Hadiahnya tak perlu mahal, bisa berupa pujian, pelukan, memasakkan makanan kesukaannya untuk buka puasa, dan sebagainya. Boleh saja memberi hadiah berupa benda, namun jangan lakukan terus menerus untuk menghindari si kecil berpuasa karena mengharapkan hadiah.



            Bunda, sudah siap, kan, menyambut Ramadhan? Untuk membiasakan si kecil berpuasa, kita memang harus kreatif. Let’s be a smart mommy!

Diposkan oleh Unknown

Tips Mudah Ajari Anak Berpuasa

Monday, 9 May 2016

Waspadai Bahaya Soft Drink bagi Si Kecil!

bahaya-soft-drink
           

            Bagi anak-anak, soft drink atau minuman bersoda mungkin sangatlah lezat dan menimbulkan selera. Beberapa orang tua tak ragu untuk memberikan minuman bersoda tersebut bagi anak-anaknya untuk membuat mereka senang. Apakah baik bila kita memberikan soft drink  sebagai camilan untuk ananda? Ternyata, minuman bersoda mengandung berbagai zat yang tidak baik bagi tubuh orang dewasa maupun anak-anak. Beberapa zat-zat berbahaya tersebut bahkan bisa menyebabkan kerusakan otak. Berikut kami ulas bahaya soft drink bagi anak-anak.


Bahaya Soft Drink bagi Gigi si Kecil

            Di dalam sebotol minuman bersoda, terkandung sekitar 10 sendok makan gula. Wow, banyak sekali, kan? Karena itulah, konsumsi minuman bersoda yang berlebihan dapat menyebabkan obesitas, timbulnya plak di gigi, hingga kerusakan gigi. Selain itu, kandungan asam di dalam soda juga dapat mengikis email gigi bila dikonsumsi terus menerus.


Minuman Bersoda dapat Menyebabkan Kerusakan Otak

            Kandungan phenylalanine di dalam soft drink mungkin adalah salah satu ayng paling patut diwaspadai. Dalam jumlah berlebih, phenylalanine dapat menyebabkan kejang, gangguan phenylketonuria, hingga kerusakan pada otak. Kita tentu tidak ingin hal ini terjadi pada si kecil, kan? Karena itu, jauhkan anak-anak dari minuman bersoda yang berbahaya.


Soft Drink Sebabkan Hiperaktif?

            Para ahli berpendapat bahwa gula olahan yang terkandung di dalam minuman bersoda akan masuk ke dalam aliran darah ketika anak-anak meminumnya. Dalam beberapa kasus, hal ini merangsang produksi adrenalin dalam tubuh si kecil dan membuatnya merasa sangat bertenaga, bahkan dapat menimbulkan hiperaktif.


Bahaya Kandunagn Tanin dalam Soft Drink

            Meskipun tanin yang terkandung di dalam teh dapat bermanfaat sebagai antioksidan, kandungan tanin yang terlalu tinggi dalam minuman bersoda bisa berbahaya. Anak-anak tidak boleh mengkonsumsi terlalu banyak zat yang satu ini, dan batas toleransinya hanyalah 2 gelas sehari. Tanin adalah zat yang dapat mengikat zat besi. Bila dikonsumsi secara berlebihan, tanin dapat menyebabkan kekurangan zat besi.


Potassium Benzoat = Kanker

            Salah satu zat berbahaya ayng terkandung di dalam soft drink adalah potassium benzoat. Zat yang satu ini akan diurai menjadi benzena oleh tubuh setelah dikonsumsi. Bila minuman bersoda dibiarkan di bawah sinar matahari selama beberapa waktu, benzena yang terkandung di dalamnya akan berubah menjadi karsinogen yang dapat menyebabkan kanker.
           

            Itulah beberapa kandungan berbahaya yang terdapat di dalam minuman bersoda. Ayah dan Bunda harus mewaspadai bahayanya dan membatasi konsumsi minuman ini pada anak-anak. Bila perlu, jauhkan soft drink dan gantilah dengan minuman lain yang lebih sehat, seperti air putih dan susu. 



  

Diposkan oleh Unknown

Waspadai Bahaya Soft Drink bagi Si Kecil!

Saturday, 30 April 2016

Tips Membersihkan Peralatan Dapur dengan Mudah dan Cepat



Bunda, kita semua tentu mendambakan dapur yang bersih dan indah. Akan tetapi, membersihkan peralatan dapur yang penuh minyak dan kotoran memang tidaklah mudah. Lantas, bagaimana, ya, cara yang mudah untuk melakukannya? Tenang, Bunda, kali ini kami akan berbagi tips membersihkan peralatan dapur dengan mudah dan cepat. Simak, ya!


Ragangan Kompor

            Membersihkan ragangan kompor memang merupakan hal yang menguras tenaga dan menghabiskan banyak waktu. Apalagi bila ragangan kompor berlumur minyak dan lemak. Wah, bisa-bisa kita malah jadi malas membersihkannya.

            Cara paling mudah untuk membersihkan peralatan dapur yang satu ini adalah dengan membubuhkan tepung. Ambil sedikit tepung terigu biasa, kemudian taburkan pada ragangan kompor yang ingin dibersihkan. Selanjutnya, tinggal mengelap ragangan kompor dengan tissue hingga bersih. Lakukan ini setiap kali selesai memasak supaya minyak pada kompor tidak mengendap. Bila memungkinkan, lepas ragangan kompor secara berkala supaya kita bisa mencucinya dengan sabun pencuci piring.


Blender

            Dengan tips berikut, membersihkan blender akan jadi luar biasa mudah. Pertama, isi blender dengan air biasa hingga sepertiga penuh. Teteskan sedikit sabun pencuci piring pada blender, kemudian jalankan blender selama 10 detik. Dengan cara ini bekas-bekas makanan pada blender akan bersih dengan sendirinya. Selanjutnya tinggal membilas blender dan mengeringkannya seperti biasa.


Sisa Susu, Telur, dan Keju Pada Peralatan Dapur

            Apakah Anda sering membersihkan sisa susu, telur, atau keju pada peralatan dapur dengan air panas? Ternyata, hal ini bisa membuat noda-noda tersebut semakin sulit dibersihkan. Air panas akan membuat sisa susu, telur, dan keju menjadi matang sehingga sulit diangkat dari peralatan dapur. Cara yang benar untuk membersihkan peralatan dapur tersebut, bersihkan dahulu noda-noda tersebut dengan air dingin. Setelah cukup bersih, baru cuci kembali dengan air panas.


Wajan dan Panci

            Untuk membersihkan noda pada wajan dan panci yang gosong atau berkerak, kita bisa membersihkannya dengan baking soda. Caranya, campur baking soda dengan air, kemudian oleskan secara merata pada permukaan wajan atau panci. Diamkan beberapa menit supaya noda lebih mudah dibersihkan, lalu cuci panci atau wajan seperti biasa hingga bersih.


Wadah Plastik

            Sering berurusan dengan wadah plastik yang penuh noda minyak? Tips berikut bisa membantu. Larutkan sendok makan soda bikarbonat dengan 250 ml air hangat. Cuci wadah plastik dengan larutan tersebut hingga bersih, lalu bilas. Jangan lupa untuk segera mengeringkan wadah plastik seusai dicuci supaya tidak meninggalkan bercak-bercak air.



            Nah, itulah beberapa tips membersihkan peralatan dapur. Semoga tips di atas bermanfaat bagi Anda. Selamat mencoba!  

Diposkan oleh Unknown

Tips Membersihkan Peralatan Dapur dengan Mudah dan Cepat

Monday, 18 April 2016

Gunakan Jenis-jenis Minyak Berikut untuk Setiap Teknik Memasak



Ada beragam minyak yang bisa digunakan untuk memasak. Jadi, bila Anda berfikir bahwa minyak untuk memasak hanyalah minyak yang terbuat dari kelapa sawit, Anda keliru besar! Masing-masing minyak memiliki karakteristik dan rasa yang unik, karenanya ia memiliki fungsi yang berbeda-beda. Berikut ulasan mengenai jenis-jenis minyak yang cocok untuk beragam teknik memasak yang kami sarikan dari majalah Reader’s Digest edisi Oktober 2015.


Minyak untuk Membakar dan Menggoreng

            Untuk membakar dan menggoreng kita bisa menggunakan minyak almond atau minyak biji bunga matahari. Minyak almond mengandung lemak tak jenuh mono yang baik untuk kesehatan dan memiliki titik asap yang sangat tinggi (450°C) sehingga bisa digunakan untuk hampir semua teknik memasak. Ia juga memiliki rasa khas kacang yang akan membuat masakan lebih kaya rasa.

            Minyak biji bunga matahari memiliki rasa lezat yang ringan. Ia biasa digunakan untuk memasak dalam suhu tinggi dan menggoreng, serta cocok untuk dimanfaatkan sebagai pengganti butter pada cake. Setelah dibuka kemasannya, minyak biji bunga matahari dapat bertahan hingga 12 bulan lamanya. Simpan minyak jenis ini di tempat yang dingin dan kering supaya tidak rusak.


Minyak untuk Menumis dan Memanggang

            Minyak yang paling cocok untuk menumis dan memanggang adalah minyal kacang macadamia. Rasanya yang lezat dan rich mirip dengan rasa butter sehingga bisa memberi rasa yang khas pada masakan. Ia juga memiliki kandungan antioksidan  serta lemak tak jenuh mono yang tinggi sehingga sangat baik bagi tubuh. Minyak jenis ini sangat awet. Ia dapat bertahan hingga 3 tahun  bila disimpan di tempat yang kering dan dingin.


Minyak yang Cocok untuk Bahan Saus dan Memanggang dalam Suhu Rendah

            Untuk teknik memasak ini, minyak yang cocok adalah minyak wijen. Minyak wijen atau sering juga disebut sesame oil sering disebut sebagai “Ratu Minyak” dan sering digunakan sebagai penyedap masakah di India, Cina, dan Asia Selatan. Minyak wijen memiliki rasa yang lebih halus daripada jenis minyak lain dan akan rusak setelah disimpan beberapa bulan. Supaya bertahan lama, selalu simpan minyak ini di dalam kulkas.


Minyak yang Sesuai untuk Bahan Dressing Salad dan Celupan

            Minyak Zaitun dan minyak walnut adalah dua jenis minyak yang sangat lezat bila digunakan sebagai dressing salad atau celupan. Minyak zaitun dikenal sebagai salah satu makanan paling sehat di dunia. Rasanya unik dan sangat bervariasi tergantung pada tempat tumbuh zaitun yang digunakan sebagai bahan minyak. Bila minyak zaitun disimpan di dalam botol berwarna gelap serta dihindarkan dari panas dan cahaya berlebihan, ia bisa bertahan hingga 12 bulan.

            Satu lagi jenis minyak yang dapat digunakan adalah minyak walnut. Minyak walnut paling baik digunakan sebagai bahan masakan dalam keadaan dingin. Gunakan ia sebagai dressing salad atau dituangkan di atas masakan matang sebelum disajikan. Minyak yang satu ini sangat lezat bila dimanfaatkan sebagai campuran masakan ikan dan sayuran. Sayangnya, minyak walnut tidak bertahan lama setelah kemasannya dibuka, yaitu hanya sekitar 3 hingga 4 bulan.


            Wah, ternyata banyak sekali, ya, jenis minyak untuk memasak. Menggunakan minyak yang tepat untuk tiap teknik memasak akan membuat masakan lebih lezat dan tentunya lebih sehat. Semoga info ini bermanfaat bagi Anda yang ingin mencoba-coba jenis minyak baru untuk memasak.


Diposkan oleh Unknown

Gunakan Jenis-jenis Minyak Berikut untuk Setiap Teknik Memasak

Wednesday, 6 April 2016

Ikuti Tips Berikut untuk Mengurangi Sampah Rumah Tangga di Rumah


sampah-rumah-tangga



Di Indonesia, masalah sampah memang merupakan masalah yang belum dapat diatasi hingga saat ini. Berat timbunan sampah nasional setiap harinya mencapai 200.000 ton. Sebagian besar sampah tersebut adalah sampah rumah tangga, yang terdiri atas sisa-sisa pengolahan makanan. Akan tetapi, bukan berarti tidak ada yang bisa kita lakukan untuk mengatasi masalah sampah ini, setidaknya dimulai dari rumah kita sendiri. Berikut 5 cara mengurangi sampah rumah tangga sebagaimana dilansir situs www.womenshealthmag.co.uk.


#1 – Bijaklah dalam Berbelanja

            Buatlah daftar menu mingguan untuk keluarga. Kumpulkan sisa-sisa bahan makanan di kulkas dan juga bahan-bahan yang akan segera rusak atau kadaluwarsa, baru kemudian putuskan bahan apa saja yang perlu dibeli. Lakukan ini setiap kali akan pergi ke pasar atau supermarket untuk berbelanja bahan makanan.

            Ketika berbelanja, fokuslah pada daftar belanjaan Anda. Jangan tergiur diskon atau penawaran khusus yang bertebaran bila Anda tidak benar-benar membutuhkannya. Bila tidak, kita akan membeli barang-barang yang sebenarnya tidak kita butuhkan, dan akibatnya akan semakin banyak bahan makanan yang terpaksa dibuang.

            Tips tambahan, belilah sayur dan buah yang benar-benar matang, bukan yang setengah matang atau bahkan masih mentah. Membeli bahan makanan yang matang akan mendorong kita untuk lekas-lekas mengolahnya, bukannya menimbunnya di kulkas.


#2 – Susunlah Bahan Makanan di Kulkas dengan Baik

            Menyusun bahan makanan dengan rapi akan membantu kita memastikan tidak ada bahan makanan yang tertimbun di belakang rak hingga busuk atau kadaluwarsa. Biasakan pula untuk secara teratur memindah bahan-bahan yang akan rusak ke bagian depan rak supaya lebih mudah dilihat. Lakukan ini setidaknya 1 kali dalam seminggu.


#3 – Gunakan Makanan Beku

            Sering membuang sayur atau buah karena busuk? Cobalah untuk membeli makanan beku sebagai ganti dari bahan-bahan segar. Alternatif  lainnya, bekukan sendiri bahan-bahan makanan Anda di lemari es. Bahan-bahan yang bisa dibekukan antara lain sayuran, buah-buahan, susu, dan keju.

Perhatikan cara membekukan sayuran yang benar. Pilihlah sayuran yang belum terlalu matang, kemudian cuci hingga bersih. Sebelum membekukan sayuran, masak dahulu sayuran tersebut dengan cara merebusnya sejenak di air mendidih. Biarkan sayuran mendingin secara alami selama beberapa waktu, baru kemudian masukkan ke freezer untuk dibekukan. Suhu yang ideal untuk membekukan sayuran adalah 0° Fahrenheit.


#4 – Makanlah di Piring Berukuran Kecil

            Makan di piring berukuran besar mendorong kita untuk mengambil makanan lebih banyak dari yang sanggup kita makan. Akibatnya sisa makanan yang tidak termakan akan menambah sampah rumah tangga. Karena itu, gunakan piring yang lebih kecil untuk makan, misalnya piring salad.


#5 – Buat Sendiri Pupuk Kompos di Rumah

            Makanan yang kita buang akan membusuk di tempat-tempat pembuangan dan menghasilkan metana. Metana sendiri adalah gas rumah kaca yang 25 kali lebih berbahaya daripada karbon dioksida. Untuk mengurangi sampah dan mencegah efek rumah kaca, ada baiknya bila kita membuat sendiri pupuk kompos di rumah dari sampah rumah tangga. Sediakan sebidang tanah di sudut halaman rumah untuk mengubur sampah. Dengan demikian, sampah-sampah tersebut akan membusuk tanpa menghasilkan metana.



            Masalah sampah adalah masalah kita semua. Tidak ada salahnya turut ambil bagian dalam mengurangi sampah dengan cara mengikuti tip-tip di atas. Selamat mencoba!

Diposkan oleh Unknown

Ikuti Tips Berikut untuk Mengurangi Sampah Rumah Tangga di Rumah

Tuesday, 18 August 2015

Jaga 7 Asupan Penting Ini Ketika Sedang Mempersiapkan Kehamilan

Nutrisi prenatal sangatlah penting bagi bunda yang sedang merencanakan kehamilan. Selain meningkatkan kesuburan, nutrisi dalam jumlah dan jenis yang tepat membantu mempersiapkan tubuh bunda untuk memenuhi kebutuhan janin yang akan tumbuh dan berkembang di dalamnya. Komposisi diet ibu hamil bisa bervariasi sehingga kebutuhan nutrisi tubuh tidak akan bisa dipenuhi hanya melalui menu sehari-hari. Karena itu, suplemen makanan biasanya dibutuhkan.

          Penasaran nutrisi apa saja yang penting bagi Anda yang ingin hamil? Berikut 7 zat penting untuk mempersiapkan kehamilan yang sehat.


Asam Folat


alpukat-sumber-folat
Buah alpukat sumber folat


Asam folat adalah zat esensial yang mampu menjaga perkembangan sistem syaraf pusat janin tetap normal, disamping mencegah beberapa jenis cacat lahir. Karena sistem syaraf bayi mulai tumbuh pada bulan pertama kehamilan, sangatlah penting bagi bunda untuk mengkonsumsi suplemen dan makanan  kaya asam folat setidaknya 1 bulan sebelum merencanakan untuk hamil. Pada umumnya, dosis yang dianjurkan adalah sekita 400 mikrogram. Akan Tetapi, dosis ini biasanya dinaikkan bila bunda menderita diabetes atau memiliki riwayat melahirkan bayi dengan gangguan sistem syaraf pusat.

Makanan yang dianjurkan: alpukat, kacang-kacangan, jeruk, sayuran berdaun hijau


Zat Besi

          Penelitian yang dilakukan pada tahun 2011 menunjukkan bahwa kekurangan zat besi pada awal masa kehamilan berpotensi mempengaruhi perkembangan otak anak dalam jangka panjang. Karena itu, sangatlah penting untuk mengkonsumsi makanan sumber zat besi dalam jumlah yang cukup pada saat mempersiapkan kehamilan. Selain itu, pastikan juga bunda mengkonsumsi suplemen zat besi secara rutin, dengan dosis 18 miligram.

          Asupan vitamin C yang cukup dapat membantu penyerapan zat besi oleh tubuh berjalan lebih efektif. Karenanya, iringi konsumsi zat besi dengan koonsumsi makanan-makanan sumber vitamin C seperti jeruk, sayuran hijau, dan tomat.

Makanan yang dianjurkan: bayam, kacang lentil, udang, kacang coklat, wijen


Kalsium


susu-sumber-kalsium
Susu adalah sumber kalsium terbaik



          Mengkonsumsi cukup asupan kalsium sebelum dan di awal masa kehamilan dapat meningkatkan cadangan kalsium dalam tubuh bunda. Cadangan kalsium yang tersimpan dalam tubuh nantinya akan digunakan untuk membangun sistem rangka janin pada masa kehamilan. Untuk itu, konsumsi 1000 mg kalsium sebelum dan di awal kehamilan.

Makanan yang dianjurkan: susu dan produk susu, brokoli, sayuran berdaun hijau


Omega 3

          Konsumsi asam lemak omega-3 penting utnuk menjaga pentumbuhan dan perkembangan janin pada masa kehamilan. Karenanya, sangatlah dianjurkan bagi para calon ibu untuk mengkonsumsi 2 hingga 3 porsi ikan atau kerang setiap minggu (setiap porsi kira-kira 12 ons). Pertahankan menu tersebut selama masa kehamilan dan menyusui. Akan tetapi, pastikan bunda mengkonsumsi ikan yang rendah merkuri, dan hindari ikan-ikan seperti hiu, king mackarel, dan ikan pedang.

Makanan yang dianjurkan: ikan berlemak (cod, salmon, sarden, trout), daging sapi atau kambing,                                                  edamame, kacang walnut


Vitamin C

         Telah disebutkan pada bagian sebelumnya bahwa vitamin C penting untuk membantu penyerapan zat besi. Ternyata, vitamin C juga memiliki manfaat bagi kesuburan. Ia dapat memicu ovulasi pada wanita dan meningkatkan jumlah sperma pada pria. Dosis yang dianjurkan adalah 90 mg bagi pria dan 75 mg bagi wanita yang tidak hamil (untuk wanita hamil sekitar 85 mg).

Makanan yang dianjurkan: jeruk, strawberry, mangga, kiwi, blueberry


Vitamin B6



biji-bunga-matahari
Biji bunga matahari kaya akan vitamin B6


          Asupan vitamin B6 yang cukup dapat membantu regulasi hormon di dalam tubuh  dan mencegah gejala morning sickness di awal kehamilan. Tidak hanya ketika merencanakan kehamilan, asupan vitamin B6 juga memiliki manfaat yang besar bila dikonsumsi selama hamil. Ia dapat membantu kinerja sistem syaraf janin dan memastikan sistem otak janin berkembang dan berfungsi dengan baik. Dosis vitamin B6 yang dianjurkan bagi wanita hamil kira-kira 1.3 mg setiap harinya.

Makanan yang dianjurkan: beras coklat, bayam, wortel, biji bunga matahari, ayam


Zinc

Zinc sangatlah penting untuk merangsang ovulasi dan menjaga kesehatan reproduksi wanita maupun pria. Konsumsi zat penting ini secara teratur, dengan dosis 15 miligram per hari untuk mempersiapkan kehamilan.

Makanan yang dianjurkan: ayam, bebek, daging merah, gandum utuh, kacang, produk susu, udang  


Diposkan oleh Unknown

Jaga 7 Asupan Penting Ini Ketika Sedang Mempersiapkan Kehamilan

Wednesday, 12 August 2015

Denis Waitley's Quote



" The greatest gifts you can give your children are the roots of responsibility and the wings of independence "

(Hadiah-hadiah terbaik yang bisa kita berikan kepada anak-anak adalah 'akar' tanggung jawab dan 'sayap' kemandirian) 

-- Denis Waitley

Diposkan oleh Unknown

Denis Waitley's Quote

Monday, 3 August 2015

7 Ketakutan Umum Para Wanita Hamil dan Alasan Mengapa Bunda Tidak Perlu Khawatir

kecemasan-dalam-kehamilan
    

           Bagi setiap wanita, kehamilan pasti menjadi salah satu saat paling membahagiakan. Sayangnya, banyak dari para wanita hamil dihantui rasa takut akan kesehatannya dan janin yang dikandungnya. Mulai dari ketakutan akan peristiwa keguguran, kelahiran prematur, hingga kekhawatiran bahwa bayinya mungkin akan lahir dalam kondisi tidak sempurna, semuanya menimbulkan kecemasan, bahkan menyebabkan stres. Apakah Bunda adalah salah satu di antaranya?

Sebenarnya, banyak dari kekhawatiran yang mengganggu para wanita di 9 bulan masa kehamilan tidaklah terbukti, dan semestinya dibuang jauh-jauh. Berikut 7 ketakutan umum para wanita yang sedang menjalani masa kehamilan berikut alasan medis mengapa Bunda tidak seharusnya cemas.   


Kematian Janin

            Ketakutan pertama yang sering menghantui para wanita yang sedang mengandung adalah keguguran. Menurut statistik, keguguran umumnya terjadi pada 10 hingga 12 minggu pertama kehamilan, dan hanya terjadi pada 1 dari 5 peristiwa kehamilan. Peluang terjadinya keguguran akan terus menurun seiring bertambahnya usia kehamilan. Jadi, bunda tidak perlu cemas.

            Pada umunya, peristiwa keguguran terjadi karena faktor genetis acak, sehingga tidak ada usaha pencegahan yang efektik baginya. Namun, kita bisa menurunkan peluang terjadinya kematian janin dengan menjauhi rokok dan menjaga berat badan tubuh yang sehat selama kehamilan. Selain itu, jangan pernah lewatkan sesi check up kehamilan dengan dokter kandungan. Bila Bunda merasakan nyeri atau mengalami pendarahan di awal kehamilan, konsultasikan dengan dokter untuk memastikan bahwa tidak ada masalah dengan kandungan Bunda.


Terjatuh Sehingga Janin Terluka

            Pada saat mengandung, keseimbangan tubuh Bunda menurun sehingga sangat rawan terjatuh. Haruskah kita mencemaskan kesehatan janin bila jatuh pada saat hamil?

Jawabannya adalah tidak. Janin dilindungi oleh otot perut, otot rahim, rangka, dan cairan ketuban yang menjaganya tetap aman di dalam kandungan. Kecemasan yang berlebihan akan membuat Bunda stres sehingga memicu kontraksi rahim, bahkan pecahnya kantong ketuban. Yang harus kita lakukan ketika terjatuh adalah tetap tenang, dan bila menemui tanda-tanda yang tidak biasa, semisal flek, rasa nyeri, atau berkurangnya pergerakan janin di dalam kandungan, segeralah menghubungi dokter.


Kelahiran Prematur

            Kelahiran prematur biasanya terjadi pada wanita yang memiliki riwayat melahirkan prematur, atau yang mengalami pendarahan atau pecahnya kantong ketuban. Kemungkinan kelahiran prematur bisa ditekan dengan menjaga berat badan yang sehat selama kehamilan dan melakukan pemeriksaan tekanan darah serta kadar gula secara teratur. Bila tidak ada riwayat melahirkan prematur, memiliki berat badan ideal, serta tidak ada riwayat gangguan kesehatan berat, peluang kelahiran prematur sangatlah kecil.


Ari-ari Menjerat Leher Janin

            Peristiwa yang satu ini memang lebih umum terjadi dibanding kematian janin atau kelahiran prematur, namun kita tidak perlu cemas. Di dalam rahim, terdapat cairan amnion yang menjadi pemisah antara ari-ari dan leher janin. Kecuali bila ari-ari melingkari leher janin beberapa kali, kasus langka ini mungkin dapat membahayakan janin.


Ketakutan Akan Persalinan

            Banyak sekali hal tentang persalinan yang membuat kita cemas, terutama ketika memasuki trimester akhir kehamilan, mulai dari rasa sakit yang hebat hingga kekhawatiran bahwa janin akan lahir sebelum sampai di rumah sakit.

Saat ini banyak metode yang dilakukan dokter untuk menjaga keselamatan ibu serta bayinya. Untuk mengatasi rasa sakit yang tak tertahankan, dokter biasanya memberikan anestesi lokal, anestesi total, maupun metode relaksasi dan pernafasan. Semuanya akan dilakukan  untuk menjaga Bunda tetap sehat serta melahirkan dengan selamat. Tak perlu cemas bila harus menggunakan anestesi atau metode lain untuk mengurangi rasa sakit. Ini adalah hal yang wajar dan tidak perlu membuat Bunda jengah.

Peristiwa bayi lahir sebelum tiba di rumah sakit juga tidak perlu dikhawatirkan. Menurut Mary Jane Minkin, M.D., seorang profesor di bidang obstetrik dan ginekologi, kecil sekali kemungkinan hal ini terjadi. Bahkan, ia berpendapat bahwa hal tersebut tidaklah nyata dan hanya terjadi di film-film. Jadi, tidak perlu cemas, ya, Bunda!


Operasi Caesar Darurat

            Operasi Caesar atau C-Section terjadi pada 30 hingga 35 persen persalinan. Akan tetapi, hanya sedikit dari presentase tersebut yang merupakan tindakan darurat. C-Section darurat hanya dilakukan bila detak jantung janin melemah selama 30 menit, bila plasenta terlepas dari dinding rahim, atau bila ada masalah dengan ketuban. Bila tidak, maka persalinan normal lebih diutamakan. Menurut Dr. Minkin, peluang terjadinya tindakan C-Section darurat hanyalah 1 hingga 2 persen dalam kondisi normal.


Bayi Mengalami Cacat Lahir

            Peristiwa cacat lahir hanya terjadi pada 3 hingga 4 persen bayi. Banyak dari peristiwa cacat lahir tidaklah dapat dicegah, namun peristiwa cacat lahir sangat jarang terjadi. Dewasa ini, dunia medis telah memiliki teknologi USG untuk mendeteksi adanya kelainan pada janin sedini mungkin, sehingga tidak ada yang perlu dicemaskan. Yang terpenting, jagalah pola hidup sehat selama kehamilan, misalnya menjauhi rokok, alkohol, dan obat-obatan terlarang untuk menjaga Bunda dan janin tetap sehat.


Kekhawatiran yang berlebihan bisa menyebabkan wanita hamil menjadi stres dan justru dapat mengganggu kesehatannya. Yang paling penting adalah menjaga pola makan sehat, istirahat cukup, berolahraga ringan setiap hari, serta melakukan check up kehamilan secara teratur ke dokter. Selain itu, buang pikiran negatif dan jaga keseimbangan fisik dan mental supaya tetap bugar selama kehamilan.
           
           



Diposkan oleh Unknown

7 Ketakutan Umum Para Wanita Hamil dan Alasan Mengapa Bunda Tidak Perlu Khawatir

Saturday, 27 June 2015

Info Penting Bagi Penggemar Kucing: 4 Tips Praktis Memelihara Kucing di Rumah

kucing peliharaan yang menggemaskan

Kucing yang lucu dan menggemaskan adalah hewan peliharaan favorit setiap orang. Bulunya yang lembut dan tingkahnya yang manja pasti membuat semua orang jatuh hati. Anda yang memelihara kucing di rumah tentu ingin memastikan supaya makhluk lucu ini tetap sehat dan terawat. Berikut kami paparkan beberapa tips penting memelihara kucing di rumah.


Sisirlah Bulu Kucing Peliharaan Setiap Hari

            Menyisir kucing peliharaan setiap hari sangat penting untuk membersihkan bulunya yang rontok. Bulu rontok yang tertinggal di tubuh bisa membahayakan si kucing bila tertelan ketika ia menjilati tubuhnya. Bulu-bulu tersebut akan membentuk hairball yang dapat menyumbat saluran pencernaan si kucing. Bila kucing peliharaan Anda tidak terlalu menyukai sesi menyisir bulu, cobalah untuk memberikannya hadiah setelah Anda menyisir rambut si kucing. Contohnya, kita mungkin bisa memberi makan si kucing setiap kali selesai menyisirnya. Setelah beberapa waktu, si kecil akan membentuk asosiasi positif setiap kali kita menyisir bulunya dan ia akan jadi lebih kooperatif.


Selalu Perhatikan Makanan dan Minuman si Kucing

              Usahakan untuk tidak terlalu sering memberi kucing makanan kering karena ia sangat banyak mengandung karbohidrat dan memiliki sedikit kandungan daging. Tidak seperti anjing, tubuh kucing memiliki toleransi yang lebih rendah terhadap karbohidrat dalam makanan. Mengkonsumsi terlalu banyak karbohidrat bisa membuat si kucing rawan terkena diabetes dan obesitas. Karena makanan  utama hewan karnivora adalah daging, usahakan untuk memberi kucing daging atau ikan lebih sering.

            Selain makanan, awasi juga minuman si kucing. Selalu sediakan air bersih untuk diminumnya setiap hari. Kucing mendapatkan sebagian besar air yang ia butuhkan dari makanan. Karena makanan kering mengandung sangat sedikit air dibanding daging segar, kita akan menemukan bahwa kucing minum lebih banyak bila ia banyak mengkonsumsi makanan kering.


kucing peliharaan yang sehat dan terawat



Sediakan Cukup Bak Pasir

            Idealnya, 1 bak pasir untuk si kucing buang air hanya digunakan oleh 1 ekor kucing. Lebih baik lagi bila kita menyediakan 1 bak pasir tambahan untuk cadangan. Jadi, bila kita memelihara 2 ekor kucing, idealnya kita menyediakan 3 bak pasir untuknya. Letakkan pasir di tempat yang tenang dan tidak terlalu tertutup. Seekor kucing lebih suka buang air di tempat yang memungkinkannya untuk mengawasi lingkungan sekitar, karena itu wadah pasir sebaiknya juga tidak diberi penutup.

            Bila kucing peliharaan Anda mulai sering buang air di luar bak pasir, waspadalah karena ini mungkin pertanda adanya gangguan kesehatan, misalnya infeksi saluran kemih. Bila hasil pemeriksaan kesehatan tidak menunjukkan tanda-tanda adanya gangguan pada kesehatan si kucing, cobalah untuk memindah bak pasir ke tempat yang lebih tenang. Akan tetapi, tetap pastikan ia ada di tempat yang mudah diakses dan tidak terlalu tertutup. Bersihkan juga pasirnya setiap hari supaya si kucing merasa nyaman. Kita juga dianjurkan mencoba berbagai merek cat litter atau pasir kucing untuk menemukan mana yang paling cocok dengan kucing peliharaan kita.


Pilih Dokter Hewan yang Ramah bagi Kucing

            Seekor kucing akan ketakutan bila ia harus berada satu ruangan dengan banyak anjing ketika menunggu giliran check-up dokter. Karenanya, pilih tempat praktek dokter hewan yang memiliki 2 ruang tunggu yang terpisah. Atau, bila dokter hewan yang Anda pilih tidak menyediakan ruang tunggu khusus, mintalah untuk masuk ke ruang periksa secepatnya supaya si kucing tidak merasa ketakutan.

Diposkan oleh Unknown

Info Penting Bagi Penggemar Kucing: 4 Tips Praktis Memelihara Kucing di Rumah